Senin, 23 Agustus 2021

PUISI SEMBILAN BARIS (SEMARIS)

 (Semaris Bebas)

KOPI TAK DUSTA
Oleh : Whatinurani 


Tirai tersingkap mentari malu-malu menyapa
Secangkir kopi menghalau rindu dipucuk daun merah
Tak perlu sedu sedan itu 
Jika tetesan air menambah riak semakin deras
Sudahi saja manis dalam cangkirmu 
Dia akan meleburkan rasa dalam cumbu rayunya
Nikmati pahitnya diantara gelak tawa yang hambar
Hirup aroma tanpa dusta sedetikpun
Dan dunia tak usah digenggam dalam-dalam


Kota Sejuta Bunga, 5 Juni 2021

 #Semaris Bebas
CINTA SAHAJA
Oleh: Whatinurani 

Seumpama akar dan ranting
Kita menua bersama
Melewati jalan berliku penuh batu
Dari cakrawala bersinar hingga redup membisu

Cintamu seputih melati
Dalam deru dan riuh dunia
Tenang meski gelombang menerjang
Menjaga hatiku agar tak karam
Cintamu utuh sahaja

Kota Sejuta Bunga, 6 Juni 2021


 #Semaris 
SENJA DI AWAL JUNI
Oleh: Whatinurani 

Merona kilau jingga
Memantul pada bening air danau
Lembayung senja diawal juni

Tak rela sedetikpun netra menjauh
Menatap takjub karya agung
Dan senja memelukku penuh haru

Usah pergi duhai surya
Biarkan aku mendekap
Sinarmu meski sesaat

Kota Sejuta Bunga, 7 Juni 2021
[8/6 20:01] WigatiHN Binti Saeran: #Semaris
SUDAHI
Oleh: Whatinurani 

Tak perlu berbasa basi
Kami sudah jengah 
Dengan segala janji

Sudahi permainan ini
Simpan ambisimu sendiri
Berpikirlah dengan nurani

Banyak yang meski dibenahi
Rakyat menjerit dalam hati
Tak ada jaminan esok hari

Kota Sejuta Bunga, 8 Juni 2021

MERAH PUTIH
Whatinurani 

Semarak warna warni
Bagi bumi pertiwi

Meski duka belum sirna
Dan celoteh anak negeri mengangkasa
Kapan kami bersuka cita

Negeriku, ayo bangkit
Jiwa raga kami tetap merah putih
Bersemayam didada tak lekang jaman
Meski nyawa kupertaruhkan

Kota Sejuta Bunga, 1 Agustus 2021



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan Bu Guru

Catatan Bu Guru Sudah lewat dua minggu Sekolah dengan PTM full seratus persen. Wajah-wajah ceria dan sumigrah di kelas nampak dari raut muka...