(Semaris Bebas)
KOPI TAK DUSTA
Oleh : Whatinurani
Tirai tersingkap mentari malu-malu menyapa
Secangkir kopi menghalau rindu dipucuk daun merah
Tak perlu sedu sedan itu
Jika tetesan air menambah riak semakin deras
Sudahi saja manis dalam cangkirmu
Dia akan meleburkan rasa dalam cumbu rayunya
Nikmati pahitnya diantara gelak tawa yang hambar
Hirup aroma tanpa dusta sedetikpun
Dan dunia tak usah digenggam dalam-dalam
Kota Sejuta Bunga, 5 Juni 2021
#Semaris Bebas
CINTA SAHAJA
Oleh: Whatinurani
Seumpama akar dan ranting
Kita menua bersama
Melewati jalan berliku penuh batu
Dari cakrawala bersinar hingga redup membisu
Cintamu seputih melati
Dalam deru dan riuh dunia
Tenang meski gelombang menerjang
Menjaga hatiku agar tak karam
Cintamu utuh sahaja
Kota Sejuta Bunga, 6 Juni 2021
SENJA DI AWAL JUNI
Oleh: Whatinurani
Merona kilau jingga
Memantul pada bening air danau
Lembayung senja diawal juni
Tak rela sedetikpun netra menjauh
Menatap takjub karya agung
Dan senja memelukku penuh haru
Usah pergi duhai surya
Biarkan aku mendekap
Sinarmu meski sesaat
Kota Sejuta Bunga, 7 Juni 2021
[8/6 20:01] WigatiHN Binti Saeran: #Semaris
SUDAHI
Oleh: Whatinurani
Tak perlu berbasa basi
Kami sudah jengah
Dengan segala janji
Sudahi permainan ini
Simpan ambisimu sendiri
Berpikirlah dengan nurani
Banyak yang meski dibenahi
Rakyat menjerit dalam hati
Tak ada jaminan esok hari
Kota Sejuta Bunga, 8 Juni 2021
MERAH PUTIH
Whatinurani
Semarak warna warni
Bagi bumi pertiwi
Meski duka belum sirna
Dan celoteh anak negeri mengangkasa
Kapan kami bersuka cita
Negeriku, ayo bangkit
Jiwa raga kami tetap merah putih
Bersemayam didada tak lekang jaman
Meski nyawa kupertaruhkan
Kota Sejuta Bunga, 1 Agustus 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar