Oleh: Wigati Hati N
Melihat baju kebesaran yang dikenakan oleh seorang Negarawan, baju PGRI tetiba saja saya merasa bersalah. Bagaimana tidak, baju itu hanya kami pakai sebulan sekali setiap tanggal 25. Itupun harus diingatkan oleh sekolah dan biasanya kami enggan untuk mengenakannya dengan berbagai alasan.
Rasanya mulai sekarang tak pantas lagi saya harus bersikap pesimis apalagi apatis terhadap PGRI. Dukungan dari Bapak-Bapak Negarawan sudah sedemikian hebatnya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui peran PGRI. Pada foto ada Bapak Wapres RI Prof.KH.Ma'ruf Amin, Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, SE,M.B.A,
Bapak Yusuf Kalla. Bapak Menteri Sosial. Pada kesempatan itu telah dilantik Prof.Dr.Unifah Rasyidi M.Pd sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia yang telah terpilih an ditetapkan pada Konferensi Kerja Nasional (Kokernas ke IV di Medan pada tahun 2017).
Pada kepemimpinan beliaulah kemajuan PGRI dipertaruhkan. Organisasi yang beranggotakan 2 juta guru diseluruh wilayah Republik Indonesia.
Partisipasi aktif sudah selayaknya kita berikan kepada wadah ini. Tempat yang paling pas untuk kita para guru menunjukkan eksistensi karya nyata demi kemajuan pendidikan secara menyeluruh bagi anak bangsa. Dan itu semua dimulai dari diri sendiri sebagai pendidik, ya kita ini guru.
Menutup tulisan ini, tidak sabar rasanya menunggu besok pagi tanggal 25 untuk mengenakan seragam PGRI. Memakainya dengan rasa dan semangat yang berbeda. Semangat Optimisme untuk berkarya dan mempersembahkan yang terbaik sebagai guru.
(Magelang, 24, februari 2020. Wigati Hati Nurani, Guru SMK N 1 Magelang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar