Sabtu, 29 Februari 2020

Tugas 2

OUT LINE
Buku : Sebuah Kumpulan Puisi
Judul : Perjalanan Rasa
Penulis: Wigati Hati Nurani,S.Pd (Guru SMKN 1Magelang)

SINOPSIS

          Sejatinya hidup ini adalah perjalanan. Rangkaian kisah dari satu hari ke hari berikutnya. Sampai suatu ketika perjalanan itu akan terhenti. Yaitu ketika mati dan kembali kepada Sang Khalik, pencipta Alam semesta. 
          Selayaknya perjalanan sudah pasti ada rasa didalamnya. Buku kumpulan puisi Perjalanan Rasa ini menggambarkan apa yang dirasakan penulis. Rasa bahagia,  kecewa, sedih ,takut,bangga dan segala rasa yang lain dalam kehidupan. Baik itu dalam kehidupan penulis sebagai ibu, sebagai istri,sebagai guru, sebagai perempuan, sebagai sahabat, juga sebagai makhluk individu dan sosial.
       Buku ini menjadi bacaan yang menarik. Pembaca akan dibawa menyelami apa yang dirasakan penulis. Dan mungkin juga apa yang pernah dirasakan pembaca. Jadi sudah selayaknya miliki buku ini dan rasakan perjalanan itu. 
        

Kesal

TUGAS 1: SAGUSABU SEMARANG 3
Membuat Tulisan dengan Gaya Kolom
Tema: Kekesalan yang tak terlupakan


Sejak setahun terakhir aku melakukan pola hidup Ketofastosis Life Style (Kfls). Pola ini sebenarnya bertujuan untuk menjaga kesehatan badan jangka panjang.  Tapi karena bonus dari KFLS salah satunya adalah penurunan berat badan jadi ada teman, sebut saja Dyah yang julid kepadaku. Dan inilah yang membuatku kesal.

Masalahnya adalah Dyah selalu gagal melakukan berbagai diet untuk menurunkan BB. Akibatnya dia julid sekali padaku. Dyah sering menakuti-nakuti aku akan bahaya KFLS. Bahkan tak segan bilang padaku bahwa diet yang kujalani bisa menyebabkan kematian. Hehehe.....sebegitunya ya dia julid. 

Aku sih santai saja menghadapi kejulidan dyah. Kuanggap saja ia iri padaku dan belum mempunyai pengetahuan banyak tentang kfls. Semua komentarnya kubalas dengan senyuman dan penjelasan yang singkat.

Dan waktu akhirnya membuktikan, dengan pencapaian kesehatanku yang semakin membaik. Selama setahun itu , alhamdulilah aku tidak pernah sakit. Dan syukur kepada Allaah aku bisa lepas obat jantung, obat asam lambung dsb.  Bonus nya BB ku turun 13kg.Sekarang BBku sudah ideal. 

Begitulah, kalau dijulidi orang jangan buru-buru marah ya teman. Cukup buktikan saja apa yang kamu yakini benar. Maka tak perlu berbusa-busa menjelaskan.
.

Selasa, 25 Februari 2020

Bidara

Kemarin sore mulai mandi dengan ra. Sabun cair kupilih biar praktis dibawa kemana-mana. Pagi ini kulanjutkan dengan menyemprot air bidara dan siang ini jam 11.00 minum teh celup. Aku sengaja mau merasakan apa reaksi di tubuhku. Dari sabun, yang kurasakan baunya gak enak dan sungguh aku tak suka.
Dan teh ini baru dua teguk diminum kenapa aku jadi mual ya. Kepalaku jadi sedikit berat tiba-tiba.  
Benar kata mbak dyah yang jual produk ini, kalau masih ada JIN yang manjing pasti ada reaksinya. Aku tak mau kalah. Akan terus meminumnya. Akan terus konsumsi sampai "dia" mau pergi dan aku tak merasakan adanya dibadanku. 
Sahabatku terus menyemangati aku untuk jangan bergantung pada perukyah.  Tapi sebaiknya aku rukyah mandiri . Barusan dia chat aku:

[26/2 10:49] Bu1;Pri/1: Kalo saran ku...jgn tergantung ma ruqyah...cukup ruqyah mandiri sj tp njenengan coba membuka diri dgn bisa curhat ke orang yg njenengan percaya...curahkan isi hati njenengan n cari solusi bersama2...aku liat njenengan sdh seger kok...spt gak ada gangguan dr luar
[26/2 10:54] Bu1;Pri/1: Iya siap...jangan sungkan Bu... njenengan Ki ora ono sing ganggu...tp kalo njenengan terlalu sedih n kurang bisa menerima yg Allah beri... njenengan akan larut dlm kesedihan...smua orang pasti ada masalah tinggal kita bisa sabar n ikhlas ati tidak...wis semangat kita pasti bisa lampaui ujian Allah💪

Baiklah, aku akan semangat sahabat. Masih banyak yang harus aku lakukan. Aku masih memeluk doaku. Doa yang selalu kupintakan pada Rabb-ku agar aku bisa ke Baitullah sebelum nyawa ini lepas dari ragaku. 

Semangat lah aku.

Senin, 24 Februari 2020

MENULIS BUKU SEBAGAI KARYA

Resume ke-8
Grup Menulis Online Gel.3 bersama Omjay
Pemateri: Ibu Sri Sugiastuti 
Oleh: Wigati Hati Nurani

Malam ini, tanggal 24 Februari 2020 Materi Belajar Menulis gelombang 3 bersama Omjay disampaikan oleh Ibu Sri Sugiastuti. Beliau adalah Guru dengan tugas tambahan Kepala Sekolah di SMK Tunas Pembangunan Surakarta,  penulis 15 buku, penggiat literasi di berbagai komunitas dan sering mengisi berbagai materi kepenulisan, motivator, blogger. Di grup kami memanggilnya Bunda.
Bunda yg punya motto Mendidik dengan Hati dan berdakwah dengan tulisan serta gemar bersilaturahmi.

Bunda Sri menyampaikan tentang Penulisan buku. Baik buku fiksi, non fiksi, buku pelajaran dan sebagainya.
Materi disampaikan dalam bentuk presentasi power point. 
Dibawah ini adalah contoh Materi PPT.

Setelah materi disampaikan, peserta diskusi secara bergantian mengajukan pertanyaan melalui moderator. Berikut pertanyaan yang diajukan:
[24/2 20:22] +62 895-3463-09624: Ijin bertanya Bu Moderat, apakah bunda pernah mengalami masa2 jenuh gitu? Apalagi dengan tugas sehari2 sebagai orang tua, dan kesibukan lainnya? Cara nya keluar dari zona tsb apa ada yg mau dibagikan?
[24/2 20:27] +62 852-5126-6499: Hebatnya Bun......banyak buku yg sdh terbit..... bagaimana cara bagi waktunya ya Bun...   menulis kan butuh waktu yg longgar..... sementara kita punya seabrek kesibukan sbg ibu RT n  sbg guru...
[24/2 20:29] +62 812-8013-6815: Yang saya ingin tanyakan bagaimana cara mengelola mood dalam menulis... Karena yang terjadi dengan saya jika sdh sibuk dengan yg lainnya, terkadang menulis lagi jadi ngga konsisten dan blank... Terimakasih
[24/2 20:33] +62 821-3973-9646: Mohon ijin tanya bu. terkadang ketika diam ide selalu muncul, macam-macam. banyak yang ingin kita tulis. tapi sering kali ide hilang karena rutinitas sebagai guru dan ibu rumah tangga. bagaimana bu untuk mengatasi supaya kita tidak blank .
[24/2 20:36] +62 852-5126-6499: Mohon ijin bertanya LG Bu rani.....Bagaimana dg bpk dan ibu guru di sekolah yg ibu pimpin.... apakah jg byk yg mengikuti jejak ibu sebagai seorang penulis....bgm ibu memberikan motivasi untuk bpk dan ibu guru nya....
[24/2 20:51] +62 852-5126-6499: Ijin Bunda rani....nambah lg nich....Bun.... Layak tidak misal  referensi untuk menulis kita cukup sumbernya dari net.mengingat kami terkendala mendapatkan buku selain Krn hrg buku jg wow....
[24/2 20:54] WigatiHN Binti Saeran: Ijin bertanya bund.....untuk buku mata pelajaran sebaiknya  ditulis untuk satu tahun pelajaran atau per semester?

Dan jawaban yang diberikan oleh bunda Sri sangatlah runtuh dan jelas. Berikut jawaban itu:
2 20:46] Sri Sugiastuti Solo: Ini mau mengubah kebiasaan ya?.semua.kembali.ke niat.insyaallah bisa dan Allah.mudahkan man jada.waaJada
[24/2 20:56] Sri Sugiastuti Solo: Ibu bisa pergi ke perpusda kalau ingin buku non fiksi yg butuh  referensi. Tetapi kl ibu cukup puas dari net yg tdk masalah. Yg penting pedan ibu sampai pada pembaca.
[24/2 21:07] Sri Sugiastuti Solo: Bila naskah.ibu.dipinang penerbit mayor ibu tdk keluar uang untuk cetak bukj teyapi ibu dpt uangbroyalti hasil penjualan buku dari oenerbit
[24/2 21:08] Sri Sugiastuti Solo: Sedang indie ibu hrs mengeluatkan uang sendiri untuk.cetak buku dan jual sendiri bukunya
[24/2 21:08] Sri Sugiastuti Solo: Keuntungan tetap ada di indie bil ibu bisa memasarkan dgn baik
[24/2 21:11] +62 812-8013-6815: Kalau sudah punya murid / siswa banyak lebih enak cetak buku indie karena sdh jelas oplah dan budgeting yg harus disiapkan... Kalo via penerbit terkadang 3 bulan sekali walau di reportnya setiap bulan...

Demikian, di akhir sesi ditutup dengan kesimpulan.
[24/2 21:11] Sri Sugiastuti Solo: Kesimpulannya. Tetap semangat untuk mengupgrade diri agar naik kelas dan menjadi penulis yang punya ciri khas tersendiri yang tulisannya selalu dirindukan.pembacanya.

Terimakasih bunda Sri sudah memberikan dan membagi ilmu tentang Penulisan buku. Semoga menjadikan ladang ibadah dan amal bagi bunda. Aamiin.

Minggu, 23 Februari 2020

Menulis Online sebagai eksistensi diri di dunia maya.

Resume 8
Pemateri: Bp.Wijaya Kusuma,M.Pd

Begitu membaca di Grup Menulis On Line dengan pemateri Omjay, siap-siap dech pantengin Grup. Meski kelas baru dimulai sekitar jam 20.30 saat beliau selesai sholat berjamaah di Masjid dan dilanjutkan dengan makan malam. Sy tetap setia menyimak grup, dan inilah resume nya.

Omjay  sengaja  langsung yang mengisi materi karena narsum yang saya jadwalkan berhalangan hadir.
"Hari ini kami gembira sekali karena dapat bekerjasama dengan kawan kawan pengurus pgri dan rektor di nusa tenggara timur dalam pelatihan elearning."beliau memulai materi.
"Kami baru saja menandatangi mou dengan pak david rektor di ntt di sela sela acara konkernas pgri." Begitulah sampai diskusi berjalan antusias. Hingga tertuju pada inti diskusi malam ini yaitu kaitannya menulis online sebagai sarana eksistensi di dunia Maya. Dan saya mengajukan pertanyaan ini dan segera ditanggapi oleh Omjay. 
"Kaitannya menulis online dengan eksistensi diri di dunia maya seperti apa yg dimaksud?" Ini pertanyaan sy. Dan inilah jawaban beliau: 
"Kaitannya sangat erat dan anda pasti akan terkejut setelah tahu tulisan anda banyak dibaca org. Apalagi anda menulis di blog. Alat rekam yang ajaib dan keajaibannya akan anda rasakan seiring lamanya anda mengelola blog pribadi di internet."
Jadi semakin semangat untuk menulis di blog. Mudah-mudahan bisa mengikuti jejak Omjay.

Sebaiknya kita punya blog sendiri dan ikut bergabung dalam blog keroyokan seperti di kompasiana.com dan gurusiana.id
Kalau punya blog sendiri kita bebas mengelolanya karena kita sbg adminnya dan itu gratis di internet. Anda bisa tanya di google.com dna youtube.com cara membuat blog gratis di internet. Bisa di blogger.com dan bisa di wordpress.com. Caranya mudah sekali kalau anda mau baca panduannya dan belajar secara mandiri.
[23/2 21:38] Wijaya Kusuma M. Pd: Ada pertanyaan bagus dari pak resha. Apa perbedaan blog gratis dgn berbayar?
[23/2 21:38] Wijaya Kusuma M. Pd: Bedanya adalah yg satu gratis tis tis yg satunya bayar sekitar 300.000 utk domain dan hostingnya per tahun
[23/2 21:38] Wijaya Kusuma M. Pd: Omjay sarankan pakai yg gratisan aja dulu. Kalau sdh pinter mengelola blog baru kita pindah ke blog berbayar utk eksistensi diri di dunia maya.
[23/2 21:38] Wijaya Kusuma M. Pd: Blog saya di wijayalabs.com dan wijayalabs.blogspot.com masih ada sampai sekarang.
[23/2 21:38] Wijaya Kusuma M. Pd: Tahun ini saya sdh mulai kembangkan lagi dua blog gratis baru yg isinya tulisan kawan kawan di wa group yaitu omjaylabs.wordpress.com dan omjaylabs.blogspot.com
[23/2 21:52] Wijaya Kusuma M. Pd: Menulis online itu banyak manfaatnya. Banyak orang akhirnya mengenal kita setelah mereka membaca tulisan kita di internet.
[23/2 21:56] Wijaya Kusuma M. Pd: Anda bisa menulis di media sosial. Bisa di facebook, twitter, instagram, blog dll. Saya lebih banyak menulis di blog. Oleh karena itu org banyak mengenal saya sebagai blogger daripada guru TIK.

Diakhir sesi Omjay memberikan kesimpulan: 
[23/2 22:53] Wijaya Kusuma M. Pd: Kesimpulan materi hari ini adalah menulis online sangat membantu kita untuk lebih eksis dalam menulis dan langsung dibaca banyak orang bila tulosan kita informatif dan menarik. Blog bisa dijadikan salah satu media untuk mendokumentasikan tulisan kita.

Berikut ini adalah foto-foto yang ditampilkan sebagai bahan diskusi:


Demikian pertemuan malam ini. Sungguh pertemuan yg sangat menginspirasi. 

Magelang,24 februari 2020
Resume 8 menulis on line grup WA gel.3
Oleh : Wigati Hati Nurani
Guru SMK N 1 Magelang 



Optimisme Guru Dalam Wadas PGRI

OPTIMISME GURU DALAM WADAH PGRI
Oleh: Wigati Hati N

Melihat baju kebesaran yang dikenakan oleh seorang Negarawan, baju PGRI tetiba saja saya merasa bersalah. Bagaimana tidak, baju itu hanya kami pakai sebulan sekali setiap tanggal 25. Itupun harus diingatkan oleh sekolah dan biasanya kami enggan untuk mengenakannya dengan berbagai alasan.

Rasanya mulai sekarang tak pantas lagi saya harus bersikap pesimis apalagi apatis terhadap PGRI. Dukungan dari Bapak-Bapak Negarawan sudah sedemikian hebatnya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui peran PGRI. Pada foto ada Bapak Wapres RI Prof.KH.Ma'ruf Amin, Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, SE,M.B.A, 
 Bapak Yusuf Kalla. Bapak Menteri Sosial. Pada kesempatan itu telah dilantik Prof.Dr.Unifah Rasyidi M.Pd sebagai Ketua Umum Pengurus Besar  Persatuan Guru Republik Indonesia yang telah terpilih an ditetapkan pada Konferensi Kerja Nasional (Kokernas ke IV di Medan pada tahun 2017).
Pada kepemimpinan beliaulah kemajuan PGRI dipertaruhkan. Organisasi yang beranggotakan 2 juta guru diseluruh wilayah Republik  Indonesia. 

Partisipasi aktif sudah selayaknya kita berikan kepada wadah ini. Tempat yang paling pas untuk kita para guru menunjukkan eksistensi karya nyata demi kemajuan pendidikan secara menyeluruh bagi anak bangsa. Dan itu semua dimulai dari diri sendiri sebagai pendidik, ya kita ini guru.

Menutup tulisan ini, tidak sabar rasanya menunggu besok pagi tanggal 25 untuk mengenakan seragam PGRI. Memakainya dengan rasa dan semangat yang berbeda. Semangat Optimisme untuk berkarya dan mempersembahkan yang terbaik sebagai guru.
(Magelang, 24, februari 2020. Wigati Hati Nurani, Guru SMK N 1 Magelang)

Rabu, 19 Februari 2020

Encon Rahman,Guru dengan Segudang Prestasi

Ini adalah tulisan kelima pada pelatihan menulis online Grup WA bersama Omjay. Malam hari ini, menghadirkan pemateri Encon Rahman, seorang guru dengan Segudang Prestasi dan penghargaan. Kenapa saya sebut begitu? Tak lain dan tak bukan karena banyaknya karya tulisan yang telah dibuat baik itu artikel, feature, opini, dan buku. Juga telah berprestasi sebagai guru berprestasi tingkat nasional. Beliau juga pernah mendapat penghargaan si bidang pendidikan internasional dari Thailand pada tahun 2017.

Encon Rahman telah menulis berbagai artikel di surat kabar maupun majalah lebih dari 500 artikel. Ada feature yang dikirim untuk koran yang khusus diterbitkan di hari Minggu. Sedangkan opini dan Artikel untuk penerbitan harian diluar hari Minggu. Khusus untuk persiapan pemilihan Gupres, beliau telah mengirim 250 artikel disamping Karya Tulis dan Buku.

Ada banyak hal yang didapatkan selama beliau menjadi guru berprestasi tingkat nasional.  Diantaranya adalah rasa senang berbagi telah berhasil membimbing sesama rekan guru dan siswa yang juga mengikuti berbagai lomba di bidang pendidikan. Pak Encon berpesan untuk para guru yang mempunyai kemampuan lebih untuk jangan segan-segan membantu sesama rekan guru yang membutuhkan pembimbingan pada proses kegiatan belajar. Karena bantuan yang diberikan kepada orang lain bila dilakukan dengan tulus dan ikhlas akan menjadi amal ibadah bagi kita.

Tak lupa beliau juga berpesan bagi para guru yang ingin mengikuti pemilihan guru berprestasi untuk mempersiapkan dengan baik. Tanpa persiapan yang matang,mustahil keberhasilan dapat diraih. Dan semua itu dimulai dari menulis. Baik menulis Karya Tulis Ilmiah, artikel,opini, buku dsb.

Banyak sekali pertanyaan dari peserta pelatihan, dan semua dijawab dan dijelaskan dengan singkat dan jelas membuat peserta semakin antusias menyimak diskusi hingga malam hari.

Menutup pertemuan, Encon Rahman yang mengidolakan sang maestro pelukis Affandi dan Aa Gym memberi kesimpulan: Menulislah, karena menulis adalah amal jariyah yang insya Allah akan menjadi jembatan di dunia dan akherat.  Oleh karena itu mari kita sama-sama belajar menulis dan berkarya untuk umat.

Resume 5, pelatihan menulis online bersama Omjay Gelombang 3
Ditulis oleh: Wigati Hati Nurani 
Guru SMK N 1 Magelang 

Selasa, 18 Februari 2020

Belajar Menulis Buku Perjalanan Bersama Taufik Hidayat

Semakin hari, semakin seru mengikuti pelatihan menulis bersama Omjay. Seperti malam hari ini, senin tanggal 17 Februari 2020 materi tentang menulis Travelling dengan berbagai kisah perjalanannya.

Materi disampaikan oleh bapak Taufik Hidayat. Taufik Hidayat adalah seorang dosen, blogger dan penulis buku yang hobby Travelling. Beliau sudah mengunjungi lebih dari 70 negara di dunia ini. Sebagian dari perjalanan beliau sudah dibukukan. Salah satunya adalah buku perjalanan ke Masjid-masjid di negara yang dikunjungi.

Banyak sekali yang bisa ditulis dari setiap kunjungan di masjid. Misalnya saja, saat mendengar cerita dari masyarakat sekitar dilingkungan masjid ataupun sesama pengunjung masjid. Kemudian dari kondisi masjid, entah itu arsitektur bangunan, ornamen masjid, sampai penggunaa karpet pun bisa diceritakan pada tulisan yang kita buat. Tentu saja akan menjadi sangat menarik bagi pembaca, apalagi yang belum pernah berkunjung ke masjid di negara di luar negeri.

Sebenarnya hal inipun bisa diterapkan bagi penulis yang belum ke LN. Yang hobby Travelling di dalam negeri, bila mau menulis tentang masjid di Indonesia, pak Taufik Hidayat menyarankan untuk menulis hal-hal yang unik dari masjid di Indonesia. Karena bila menulis yang biasa saja pembaca kurang tertarik karena saking banyaknya masjid di Indonesia. 

Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dari menyimak pelatihan menulis on line dari bapak Taufik Hidayat sampaikan. Dan yang paling berkesan adalah cara beliau menanggapi pertanyaan dari peserta. Sehingga membuat saya semakin tertantang untung menulis tentang Travelling ini. Misalnya alur cerita bisa mengalir atau gaya cerita fflasback. 

Demikian menutup pertemuan beliau sampaikan bahwa kesuksesan seseorang tidak diukur dari seberapa banyak orang telah berkeliling dunia tetapi seberapa besar manfaatnya orang tersebut untuk orang lain. Terimakasih bapak Taufik Hidayat telah memberikan motivasi dan semangat saya untuk terus menulis.

Resume 4, Grup Menulis Gelombang3
Ditulis oleh:
Wigati Hati Nurani
Guru SMK N 1 Magelang 



Catatan Bu Guru

Catatan Bu Guru Sudah lewat dua minggu Sekolah dengan PTM full seratus persen. Wajah-wajah ceria dan sumigrah di kelas nampak dari raut muka...