Minggu, 12 Juli 2020

Kau datang


Kau Datang

Entah sudah berapa purnama kita tak bertemu. Dalam untaian rindu, diam saling menunggu. Tak ada setitik kabar, tiba-tiba kau datang mengetuk relung hatiku yang hampir membeku.

#Tatika
#Tagur Gurusiana Hari ke 1

Lembah Hijau, 10 Juli 2020
https://wigatihatinurani073421.gurusiana.id/article/2020/7/kau-datang-4463067

Kamis, 30 April 2020

May day, Hari Buruh Internasional

Whatinurani

May Day, Hari Buruh Internasional 

Biasanya, hari ini 1 Mei  diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Diberbagai negara, termasuk di Indonesia para buruh dan pekerja sering menggelar aksi. Entah itu berupa orasi, gerakan turun ke jalan bahkan sering juga Demonstrasi. Menyuarakan aspirasi dan segala keluh kesah seputar pekerja dan dunia kerja pada umumnya.

Tetapi tahun ini, ditengah Pendemi Covid-19 yang melanda di hampir seluruh negara di dunia nampaknya hal serupa tidak dilaksanakan. Pun demikian di Indonesia. Apakah akan ada kegiatan yang berkaitan dengan Hari Buruh internasional itu. Kita lihat dan tunggu berita seharian nanti di Televisi dan Mediamasa.

Tadi pagi, sekitaran jam 4 dini hari bersamaan makan sahur saya menyaksikan acara di stasiun TV swasta. Jendela Ramadan Indonesia nama acaranya. Dipandu Host yang sangat populer Dedy Corbuzier. Mengangkat tema Dampak Pendemi Covid-19 bagi para pekerja. Dengan bintang tamu Budi Santoso dan Andi Gani Nena Wea.

Budi Santoso merupakan seorang karyawan sebuah Restoran kenamaan di Jakarta. Ia dan beberapa teman sesama pekerja di PHK  oleh perusahaan tempatnya bekerja. Budi Santoso tidak mempersoalkan kenapa dia di PHK. Ia bahkan memaklumi karena Restoran tersebut sangat drastis turun omzetnya. Akibat dari sepinya penjualan berdampak keadaan karena Pandemi Corona. Sehingga tak pelak harus memPHK-kan dan merumahkan karyawan. Bayangkan omzet sehari yang biasanya 30 sampai 40 jt rupiah menjadi sekitar 5 sampai maksimal 10 jt rupiah sehari. Sungguh pukulan yang sangat berat. Kini, Budi terpaksa menjalani pekerjaan Ojek Online yang juga tak tentu penghasilannya.

Andi Gani Nena Wea merupakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh indonesia (KSPSI). Dalam wawancaranya dengan Dedy Corbuzier,  Andi Gani mengatakan kalau ditengah Pendemi ini, KSPSI tidak akan melakukan orasi ataupun gerakan turun ke jalan dan semacamnya. Melainkan akan menggantikannya dengan kegiatan yang sifatnya sosial. Kita semua sebagai pekerja dan sebagai warga negara sudah saatnya untuk bergotong royong, bahu membahu untuk mengatasi dampak dari wabah corona. Khususnya dampak yang ditimbulkan di sektor ekonomi. Terlebih yang paling merasakan adalah para pelaku di bidang usaha baik perusahaan berskala besar maupun para pekerja atau buruh itu sendiri.

Ketiadaan bahan baku, daya beli masyarakat dan pasar yang rendah menjadi penyebab terpuruknya sektor usaha. Tetapi yang lebih penting dari itu keselamatan dan kesehatan pekerja. 

Selamat memperingati Hari Buruh Internasional. Semoga Pandemi ini segera berlalu.

Gedang Asri, 1 May 2020

Rabu, 15 April 2020

Terkirim Sudah znaskshki

Terkirim Sudah Naskahku 

#Tantangan Menulis Hari Ke-18

Whatinurani

Siang ini lega rasanya. Naskah Lomba Puisi dengan tema Pendidikan dan Literasi yang digagas oleh Mediaguru berhasil saya kirim. 

Sebenarnya saya menulis sudah sejak kemarin  senin 14 April 2020. Kemarin sudah berusaha mengirim naskah, tetapi gagal terus. 

Kegagalan mengirim naskah lebih disebabkan masalah teknis. Apalagi kalau bukan kelemahanku dalam bidang IT. Harap maklum ya karena faktor u (baca usia). Walaupun saya tidak terlalu  gaptek sih. Tetapi tetap harus terus belajar. 

Beruntung ada anakku yang siap membantu. Terutama masalah upload dan segala yang berhubungan dengan Tehnologi Informasi. 

Disamping perlu jam terbang  menulis, memang saya harus terus mengupgrade diri kemampuan IT. Dengan mencoba sendiri,   bertanya dan mempraktekkan setiap kesulitan mudah-mudahan kemampuan diri terus bertambah. Yang penting tidak perlu malu bertanya dan belajar, itu saja prinsipku.

Baiklah, menutup kelegaanku karena sudah berhasil mengirim naskah aku mau istirahat sejenak ditemani bantal dan guling. Dengan tetap berdoa semoga naskah puisiku bisa masuk dalam Antologi Puisi Pendidikan dan Literasi. Tetap semangat diriku.

Gedang Asri, 15 April 2020

Jumat, 27 Maret 2020

Mengenal Jejak Langkah Pak Guru Ahmad Syaihu Dalam Literasi

Mengenal  Jejak Langkah Pak Guru Ahmad Syaihu Dalam Literasi

Oleh: Wigati Hati Nurani,S.Pd
Guru SMK N 1 Magelang 


Senang sekali rasanya membaca pengumuman pemenang Kuis yang diadakan oleh Bapak Ahmad Syaihu.  Lewat grup WA Antologi KBM Corona yang dibuat oleh beliau. Meskipun saya berada diurutan terakhir yaitu nomer 22 pada pemenang Kuis tersebut.

Langkah selanjutnya saya akan menulis artikel yang bertemakan Jejak Langkah Pak Guru dalam literasi. Tentu saja karena saya ingin mendapatkan buku beliau. Hehehe ngarep banget ya saya. Tetapi lebih dari itu saya ingin masuk dalam  buku Antologi bersama dengan karya bapak ibu guru yang lain dalam grup itu. Betapa senangnya bila nama saya tertulis pada buku tersebut.

Entah mengapa saya menjadi sangat termotivasi menulis. Sejak masuk dalam grup WA yang diprakarsai bapak Ahmad Syaihu. Meskipun sebelumnya saya belum pernah mengenal beliau secara langsung. 

Saya merasa apa yang disampaikan beliau untuk memotivasi para guru senusantara sangatlah mengena. Terbukti dari komentar di Grup dan tulisan-tulisan yang saya kunjungi di gurusiana.id hampir semuanya sepakat dan mendukung langkah pak Guru. Barakallah bapak Ahmad Syaihu, semoga suatu saat saya bisa bertemu beliau.

Pertama mengenal nama  Ahmad Syaihu di Grup Menulis Gelombang3 yang diprakarsai Wijaya Kusuma. Kemudian saya membaca postingan beliau tentang diadakannya menulis  buku Antologi KBM Corona. 

Tak menyia-nyiakan kesempatan saya mengirim tulisan dan dikirim lewat email. Sampai pada akhirnya saya mulai aktif untuk mengikuti grup, mengikuti kuiz dan masuk di Grup WA Antologi  Pak Guru Literasi. Semoga saya terus istiqomah untuk menulis. Dan mengikuti motto beliau menulis yaitu "Menulislah  dengan hati, dan niatkan untuk ibadah, karena tulisan anda akan menjadi warisan peradaban bagi generasi yang akan datang". Terimakasih bapak Ahmad Syaihu atas kesempatan dan motivasinya untuk saya sebagai penulis pemula.

Sabtu, 21 Maret 2020

Antologi Buku Tema Pembelajaran di Rumah saat tanggap darurat Corona

 Seorang Guru SMK


Sudah seminggu ini siswa tidak berangkat sekolah karena tanggap darurat merebaknya wabah virus corona.

Sebagai guru SMK yang mengajar Praktek Produktif tentu saja saya sepaham dan mengikuti anjuran dari Pemerintah untuk WFH. Dan datang ke sekolah saat tugas piket sudah saya laksanakan.

Aktifitas waktu lebih di rumah membuatku bisa melakukan banyak hal. Mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi di malam hari.

Bangun tidur jam 3 dinihari kumulai dengan 7 rakaat Tahajud dilanjutkan tilawah hingga sholat subuh.

Jam 5.30 keluar rumah sekitar tiga puluh menit untuk olga. Dan Pulang nya sudah bawa belanjaan satu kresek dari tukang sayur yang biasa mangkal di komplek perumahan.

Setelahnya, aktifitas memasak dan beberes rumah menjadi hiburan tersendiri. Karena tidak setiap hari bisa kulakukan kalau mengajar di sekolah. Dan alangkah senangnya kalau masakan sudah tersaji,suami dan anak menikmati dengan lahapnya.

Belum juga jam 9 pagi semua pekerjaan rumah selesai. Saatnya memantau pembelajaran siswaku melalui Grup WA setiap kelas. Di grup sudah banyak komen dari siswaku yang kemarin belum sempat ditanggapi.

Sebagai guru praktek di SMK tidak banyak yang bisa saya berikan lewat tugas mandiri siswa. Sy siapkan materi pembelajaran lewat video sesuai Job Praktek minggu ini. Lalu siswa bertugas merangkum materi dan menyiapkan perencanaan untuk praktek ketika mereka sudah kembali ke sekolah.

Saya memang mendukung anjuran Bapak Gubernur Jawa Tengah, bapak Ganjar Pranowo. Untuk tidak terlalu membebani siswa dengan tugas-tugas yang berat. "Kalau setiap guru memberi tugas yang berat siswa bisa klenger" begitu pesan pak Ganjar dalam video yang sudah tersebar di media sosial.

Menjalani isolasi mandiri di rumah dengan rasa senang tenang dan tidak stress setidaknya menjadi salah satu imunitas yang manjur untuk menangkal COVID-19.


Akhirnya ku ucapkan  be happy dan merdeka belajar siswa-siswaku.
Sampai bertemu kembali di sekolah kita tercinta dan belajar seperti sediakala. Semoga Wabah  Corona ini segera tertangani dengan baik dan siswa-siswi bisa belajar dengan aman sentosa.


Magelang, 22 Maret 2020

Wigati Hati Nurani


Profile Penulis:

Saya Wigati Hati Nurani, S.Pd. Seorang guru yang mengajar di SMK N 1 Magelang.  Mengajar mata pelajaran praktek Dasar Listrik dan Elektronika. Saat ini aktif mengikuti grup WA menulis bersama bapak Wijaya Kusuma dan mengikuti pelatihan menulis Sagusabu Semarang 3 yang diselenggarakan oleh Media Guru. Masih terus belajar menulis di Wigati Hati Nurani.gurusiana.id dan WigaNura.blogspot.com
Bisa kontak di nurani1270@gmail.com

Sabtu, 29 Februari 2020

Tugas 2

OUT LINE
Buku : Sebuah Kumpulan Puisi
Judul : Perjalanan Rasa
Penulis: Wigati Hati Nurani,S.Pd (Guru SMKN 1Magelang)

SINOPSIS

          Sejatinya hidup ini adalah perjalanan. Rangkaian kisah dari satu hari ke hari berikutnya. Sampai suatu ketika perjalanan itu akan terhenti. Yaitu ketika mati dan kembali kepada Sang Khalik, pencipta Alam semesta. 
          Selayaknya perjalanan sudah pasti ada rasa didalamnya. Buku kumpulan puisi Perjalanan Rasa ini menggambarkan apa yang dirasakan penulis. Rasa bahagia,  kecewa, sedih ,takut,bangga dan segala rasa yang lain dalam kehidupan. Baik itu dalam kehidupan penulis sebagai ibu, sebagai istri,sebagai guru, sebagai perempuan, sebagai sahabat, juga sebagai makhluk individu dan sosial.
       Buku ini menjadi bacaan yang menarik. Pembaca akan dibawa menyelami apa yang dirasakan penulis. Dan mungkin juga apa yang pernah dirasakan pembaca. Jadi sudah selayaknya miliki buku ini dan rasakan perjalanan itu. 
        

Kesal

TUGAS 1: SAGUSABU SEMARANG 3
Membuat Tulisan dengan Gaya Kolom
Tema: Kekesalan yang tak terlupakan


Sejak setahun terakhir aku melakukan pola hidup Ketofastosis Life Style (Kfls). Pola ini sebenarnya bertujuan untuk menjaga kesehatan badan jangka panjang.  Tapi karena bonus dari KFLS salah satunya adalah penurunan berat badan jadi ada teman, sebut saja Dyah yang julid kepadaku. Dan inilah yang membuatku kesal.

Masalahnya adalah Dyah selalu gagal melakukan berbagai diet untuk menurunkan BB. Akibatnya dia julid sekali padaku. Dyah sering menakuti-nakuti aku akan bahaya KFLS. Bahkan tak segan bilang padaku bahwa diet yang kujalani bisa menyebabkan kematian. Hehehe.....sebegitunya ya dia julid. 

Aku sih santai saja menghadapi kejulidan dyah. Kuanggap saja ia iri padaku dan belum mempunyai pengetahuan banyak tentang kfls. Semua komentarnya kubalas dengan senyuman dan penjelasan yang singkat.

Dan waktu akhirnya membuktikan, dengan pencapaian kesehatanku yang semakin membaik. Selama setahun itu , alhamdulilah aku tidak pernah sakit. Dan syukur kepada Allaah aku bisa lepas obat jantung, obat asam lambung dsb.  Bonus nya BB ku turun 13kg.Sekarang BBku sudah ideal. 

Begitulah, kalau dijulidi orang jangan buru-buru marah ya teman. Cukup buktikan saja apa yang kamu yakini benar. Maka tak perlu berbusa-busa menjelaskan.
.

Catatan Bu Guru

Catatan Bu Guru Sudah lewat dua minggu Sekolah dengan PTM full seratus persen. Wajah-wajah ceria dan sumigrah di kelas nampak dari raut muka...